Tag Archives: Teknologi

Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi

Pengertian Teknologi Informasi yaitu aplikasi komputer dan perlengkapan telekomunikasi untuk menyimpan, mengambil, mengirim dan memanipulasi data, seringkali dalam konteks sebuah bisnis atau perusahaan lain. Pengertian tersebut merupakan hasil dari rujukan Alavudeen dan Bynum. Informasi sendiri merupakan hal-hal yang baru diketahui dan belum diketahui sebelumnya.

Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
Continue reading

Pengantar Rekonstruksi Compressive Sensing

Compressive Sensing (Penginderaan Kompresif atau sampling/CS) telah menjadi area penelitian yang aktif dalam beberapa tahun ini karena sifat alami nya yang menarik dan kegunaannya yang praktis dalam sejumlah luas aplikasi. Misalkan f mewakili N×1 sinyal yang tidak diketahui, yang mana bisa dikompres dalam sebuah basis linear Ψ (seperti sebuah basis wavelet).  Dengan kata lain f=Ψw dimana w adalah sebuah sinyal renggang N×1, yaitu , sebagian besar koefisiennya nol. Perhatikan sistem akuisisi berikut:
Pers 1.

    \[y=\Phi' f+n\]

Di mana M×1 pengukuran linear y dari sinyal asal f yang tidak diketahui diambil dengan sebuah M×N  matriks pengukura \Phi^{'} =[\Phi^{'}_1 ,\Phi^{'}_2 ,..., \Phi^{'}_N ] dan n merepresentasikan derau akuisisi. Kita juga bisa menuliskan Persamaan 1 dalam bentuk koefisien transformasi renggang sebagai
Pers 2.

    \[y=\Phi w+n\]

Menurut teori, ketika jumlah pengukuran cukup kecil dibandingkan dengan jumlah koefisien sinyal (M≪N), di bawah kondisi tertentu sinyal asal f bisa direkonstruksi dengan sangat akurat dengan menggunakan algoritma rekonstruksi yang tepat. Compressive sensing bisa dilihat sebagai kombinasi akuisisi konvensional dan proses kompresi: secara tradisionalnya, sinyal f diperoleh dalam sebuah bentuk lossless diikuti oleh kompresi dimana hanya fitur penting yang disimpan, seperti koefisien wavelet yang terbesar. Dalam beberapa penelitian, telah ditunjukkan bahwa karena sinyal bisa dikompresi dengan melakukan sebuah pengurangan jumlah pengukuran dan memulihkan fitur terpenting dengan menggunakan sbeuah mekanisme sampling inkoheren, yaitu basis sensing Φ’ dan basis representasi Ψ mempunyai koherensi yang rendah. Hasil teoretis terkini menunjukkan bahwa matriks sampling acak menunjukkan koherensi rendah tersebut dengan dasar representasi. Perancangan determinisitik juga telah diusulkan dengan unjuk kerja yang sedikit berkurang.